- 1 1. Pendahuluan
- 2 2. Apa Itu Pernyataan do-while Java? (Sintaks Dasar)
- 3 3. Perbedaan Jelas Antara while dan do-while
- 4 4. Contoh Loop do-while Java (Ramahan Pemula)
- 5 5. Kapan Menggunakan do-while: Pro dan Kontra
- 6 6. Menggabungkan do-while dengan break dan continue
- 7 7. Kesalahan Umum dan Catatan Penting
- 8 8. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
- 8.1 Q1. When should I use a do-while loop?
- 8.2 Q2. How should I choose between while and do-while?
- 8.3 Q3. Why does my loop become infinite?
- 8.4 Q4. Is the do-while loop commonly used in real projects?
- 8.5 Q5. Can I ignore do-while and still program in Java?
- 8.6 Q6. Is the semicolon after while mandatory?
- 9 9. Final Summary
1. Pendahuluan
“Apa perbedaan antara pernyataan do-while dan while atau for?” Ini adalah salah satu pertanyaan pertama yang banyak pemula temui saat belajar Java. Loop do-while adalah loop post-test yang menjamin blok kode dijalankan setidaknya sekali. Ini sangat berguna dalam skenario dunia nyata seperti memvalidasi input pengguna atau memastikan sesuatu ditampilkan setidaknya sekali.
Dalam bab ini, kami menjelaskan apa yang akan Anda pelajari untuk membantu Anda memahami konsep keseluruhan dari loop do-while. Bagian-bagian berikutnya akan membahas sintaks, perbedaan dari while, contoh kode, jebakan umum, dan FAQ. Pada akhir pembelajaran, Anda seharusnya dapat menggunakannya secara alami dan percaya diri.
Target Audiens
- Pemula Java hingga mereka yang ingin memperkuat dasar-dasar mereka
- Siapa saja yang ingin memahami perbedaan dan kasus penggunaan yang tepat antara
whiledando-whiledengan contoh - Pembaca yang ingin menghindari kesalahan umum pemula seperti loop tak berujung atau titik koma yang hilang
Apa yang Akan Anda Pelajari
- Sintaks dasar dan perilaku loop
do-while( post-test / dijalankan setidaknya sekali ) - Perbedaan jelas antara
whiledando-while, serta cara memilih yang tepat - Contoh kode ramah pemula dan cara membaca outputnya
- Pertimbangan penting saat menggunakan
breakdancontinue - Kesalahan dan jebakan umum (titik koma yang hilang, loop tak berujung karena desain kondisi yang buruk, dll.)
Pada bagian berikutnya, kami akan memulai dengan sintaks, kemudian melangkah langkah demi langkah melalui perbandingan, contoh, dan peringatan untuk membantu memperkuat pemahaman Anda.
2. Apa Itu Pernyataan do-while Java? (Sintaks Dasar)
Java menyediakan beberapa konstruksi loop seperti for dan while, tetapi loop do-while memiliki karakteristik unik. Ia mengeksekusi blok kode terlebih dahulu dan mengevaluasi kondisi setelahnya, itulah mengapa sering disebut sebagai loop post-test.
Loop lain mengevaluasi kondisi sebelum eksekusi, yang berarti kode mungkin tidak dijalankan sama sekali. Sebaliknya, loop do-while selalu berjalan setidaknya sekali, menjadikannya ideal untuk skenario tertentu.
Sintaks Dasar
do {
// Code to execute
} while (condition);
Satu detail penting adalah Anda harus menyertakan titik koma (;) setelah while (condition). Jika lupa, akan menghasilkan error kompilasi.
Alur Eksekusi
- Jalankan kode di dalam
do { ... } - Evaluasi
while (condition); - Jika kondisi
true, ulangi loop - Jika kondisi
false, keluar dari loop
Singkatnya, urutannya: eksekusi → evaluasi → ulang.
Contoh Sederhana
int count = 1;
do {
System.out.println("Loop count: " + count);
count++;
} while (count <= 3);
Output
Loop count: 1
Loop count: 2
Loop count: 3
Meskipun kondisi diperiksa setelah eksekusi, pesan selalu dicetak setidaknya sekali.
3. Perbedaan Jelas Antara while dan do-while
Di Java, pernyataan loop yang paling umum adalah while dan do-while. Mereka terlihat mirip, tetapi ada perbedaan penting: kapan kondisi dievaluasi. Memahami perbedaan ini membuat pemilihan loop yang tepat menjadi jauh lebih mudah.
Urutan Eksekusi Pernyataan while
while (condition) {
// Code to execute
}
- 1. Kondisi dievaluasi terlebih dahulu
- 2. Kode dijalankan hanya jika kondisi
true - 3. Jika kondisi
false, kode tidak pernah dijalankan
Urutan Eksekusi Pernyataan do-while
do {
// Code to execute
} while (condition);
- 1. Kode dijalankan terlebih dahulu
- 2. Kondisi dievaluasi setelahnya
- 3. Jika kondisi
true, loop diulang - 4. Jika kondisi
false, loop berakhir
Tabel Perbandingan
| Feature | while Loop | do-while Loop |
|---|---|---|
| Condition check timing | Before execution | After execution |
| Possibility of zero executions | Yes | No (always runs at least once) |
| Usage frequency | High | Lower |
Penjelasan Intuitif
- while loop : “Memeriksa tiket sebelum masuk ke venue.” Jika Anda tidak memiliki tiket, Anda tidak pernah masuk.
- do-while loop : “Masuk ke venue terlebih dahulu, kemudian memeriksa tiket saat keluar.” Anda selalu masuk setidaknya sekali.
Kode Perbandingan Sederhana
int x = 5;
// while loop
while (x < 5) {
System.out.println("while: executed");
}
// do-while loop
do {
System.out.println("do-while: executed");
} while (x < 5);
Output
do-while: executed
Meskipun kondisi false sejak awal, loop do-while tetap dijalankan sekali.
4. Contoh Loop do-while Java (Ramahan Pemula)
Sekarang mari kita lihat contoh praktis menggunakan loop do-while untuk lebih memahami cara kerjanya. Poin penting yang harus diingat adalah bahwa loop selalu dijalankan setidaknya sekali.
Contoh Dasar: Mengulang Counter
int count = 1;
do {
System.out.println("Hello! Count: " + count);
count++;
} while (count <= 3);
Output
Hello! Count: 1
Hello! Count: 2
Hello! Count: 3
Dalam contoh ini, pesan ditampilkan selama count kurang dari atau sama dengan 3. Karena kondisi dievaluasi setelah eksekusi, pesan selalu dicetak setidaknya sekali.
Ketika Kondisi Salah sejak Awal
int num = 10;
do {
System.out.println("This code runs!");
} while (num < 5);
Output
This code runs!
Meskipun kondisi num < 5 salah pada awalnya, loop tetap dijalankan sekali. Perilaku ini unik untuk loop do-while.
Menggunakan Angka Acak: Gulir Dadu Sampai Mendapatkan 6
import java.util.Random;
public class Main {
public static void main(String[] args) {
Random rand = new Random();
int dice;
do {
dice = rand.nextInt(6) + 1; // Random number from 1 to 6
System.out.println("Dice roll: " + dice);
} while (dice != 6);
System.out.println("You rolled a 6. The loop ends!");
}
}
Contoh Output
Dice roll: 2
Dice roll: 5
Dice roll: 6
You rolled a 6. The loop ends!
Program ini terus menggulir dadu sampai muncul angka 6. Dengan loop while, kode mungkin tidak berjalan sama sekali jika kondisi salah pada awalnya, tetapi loop do-while menjamin setidaknya satu guliran.
Poin Penting
- Ideal ketika Anda perlu mengeksekusi kode setidaknya sekali (mis., input pengguna, percobaan awal).
- Membandingkan
do-whiledenganwhilemenggunakan contoh kode membuat perbedaannya lebih mudah dipahami.
5. Kapan Menggunakan do-while: Pro dan Kontra
Sejauh ini, kita telah membahas sintaks dan contoh. Sekarang mari kita bahas kapan Anda harus menggunakan loop do-while dan meninjau kelebihan serta kekurangannya.
Kasus Penggunaan yang Direkomendasikan
Ketika kode harus dijalankan setidaknya sekali wp:list /wp:list
- Meminta input pengguna (mis., dialog konfirmasi).
- Menggulung dadu setidaknya sekali sebelum memeriksa kondisi.
Mencoba akses file atau pemeriksaan koneksi setidaknya sekali.
2. Ketika logika pasca‑kondisi terasa lebih alami wp:list /wp:listAlur kerja “Coba dulu, kemudian putuskan apakah melanjutkan”.
Keuntungan
- Terjamin setidaknya satu eksekusi Berguna ketika Anda harus selalu menampilkan pesan atau melakukan aksi awal.
- Cocok untuk validasi input dan logika berbasis percobaan Struktur loop secara alami cocok untuk skenario di mana Anda ingin menjalankan sekali sebelum memeriksa kondisi.
Kerugian
- Keterbacaan berkurang dalam beberapa kasus Pengembang yang tidak familiar dengan
do-whilemungkin menemukan logikanya kurang intuitif. - Frekuensi penggunaan lebih rendah Dalam proyek dunia nyata, loop
fordanwhilelebih umum. Penggunaando-whileyang berlebihan dapat membingungkan rekan tim.
Ringkasan
- Gunakan
do-whilehanya ketika ada alasan yang jelas untuk mengeksekusi setidaknya sekali. - Dalam kebanyakan kasus lainnya, loop
whileatauforlebih aman dan pilihan yang lebih jelas.
6. Menggabungkan do-while dengan break dan continue
The do-while loop menjadi lebih fleksibel lagi ketika digabungkan dengan break dan continue. Mari kita lihat pola penggunaan umum.
break: Menghentikan Loop Lebih Awal
Pernyataan break secara langsung menghentikan loop. Ia berfungsi dengan cara yang sama di dalam loop do-while.
int count = 1;
do {
if (count > 5) {
break; // Exit the loop when count exceeds 5
}
System.out.println("Count: " + count);
count++;
} while (true);
System.out.println("Loop has ended");
Output
Count: 1
Count: 2
Count: 3
Count: 4
Count: 5
Loop has ended
Meskipun ini terlihat seperti loop tak terbatas karena while (true), pernyataan break memastikan keluar yang tepat.

continue: Melompat ke Iterasi Berikutnya
Pernyataan continue melewatkan sisa kode dalam iterasi saat ini dan melanjutkan ke pemeriksaan kondisi berikutnya.
int num = 0;
do {
num++;
if (num % 2 == 0) {
continue; // Skip even numbers
}
System.out.println("Odd number: " + num);
} while (num < 5);
Output
Odd number: 1
Odd number: 3
Odd number: 5
Dalam contoh ini, angka genap dilewati dan hanya angka ganjil yang dicetak.
Practical Example: User Input Loop
Pola umum adalah memaksa setidaknya satu input pengguna, kemudian keluar ketika suatu kondisi terpenuhi.
import java.util.Scanner;
public class Main {
public static void main(String[] args) {
Scanner scanner = new Scanner(System.in);
String input;
do {
System.out.print("Type 'exit' to quit: ");
input = scanner.nextLine();
if (input.equals("exit")) {
break;
}
System.out.println("You entered: " + input);
} while (true);
System.out.println("Program terminated");
}
}
Key Points
break→ Sepenuhnya keluar dari loopcontinue→ Hanya melewatkan iterasi saat ini- Menggabungkan keduanya dengan
do-whilememungkinkan kontrol yang fleksibel sambil menjamin setidaknya satu eksekusi
7. Kesalahan Umum dan Catatan Penting
Meskipun loop do-while memiliki struktur yang sederhana, pemula sering menemui beberapa kesalahan umum. Berikut adalah kesalahan yang paling sering terjadi dan poin-poin yang harus Anda perhatikan dengan seksama.
1. Lupa Menambahkan Titik Koma
Dalam loop do-while, titik koma setelah while (condition) wajib. Lupa menambahkannya akan menyebabkan error kompilasi.
// ❌ Incorrect: causes a compilation error
do {
System.out.println("Processing");
} while (x < 5) // Missing semicolon
// ✅ Correct
do {
System.out.println("Processing");
} while (x < 5);
2. Loop Tak Terbatas
Jika kondisi loop tidak pernah menjadi false, loop tidak akan pernah berhenti. Hal ini sering terjadi ketika variabel yang digunakan dalam kondisi tidak diperbarui.
int x = 1;
do {
System.out.println("Execution: " + x);
// x is never updated, so the condition remains true
} while (x > 0);
Kode ini menghasilkan loop tak terbatas. Selalu pastikan bahwa kondisi dapat berubah dan menghentikan loop pada akhirnya.
3. Eksekusi Tunggal yang Tidak Diinginkan
Karena loop do-while selalu dijalankan setidaknya sekali, kode dapat dieksekusi satu kali bahkan ketika Anda tidak bermaksud melakukan loop.
int num = 10;
do {
System.out.println("Executed");
} while (num < 5);
Output
Executed
Jika niat Anda adalah melewatkan eksekusi sepenuhnya, perilaku ini dapat menimbulkan bug. Desain kondisi yang hati-hati sangat penting.
4. Membingungkan do-while dengan while
Pemula sering menganggap do-while berperilaku persis seperti while. Lupa bahwa do-while selalu dieksekusi sekali dapat dengan mudah menghasilkan hasil yang tidak terduga.
Summary
- Lupa menambahkan titik koma adalah kesalahan paling umum
- Selalu perbarui variabel untuk menghindari loop tak terbatas
- Rancang kondisi dengan hati-hati, dengan mengingat aturan “dieksekusi setidaknya sekali”
8. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Below are common questions beginners ask when learning the do-while loop, presented in a Q&A format for quick reference.
Q1. When should I use a do-while loop?
A: Use it when you need the code to run at least once. Typical examples include user input prompts or initial checks that must be performed before deciding whether to continue.
Q2. How should I choose between while and do-while?
A:
- while loop → Menjalankan kode hanya ketika kondisi terpenuhi
- do-while loop → Menjalankan kode setidaknya sekali, terlepas dari kondisi
Dalam kebanyakan kasus, while sudah cukup. Pilih do-while ketika diperlukan satu eksekusi yang dijamin.
Q3. Why does my loop become infinite?
A: Hal ini terjadi ketika kondisi loop selalu bernilai true. Penyebab umum meliputi tidak memperbarui variabel loop atau tidak mendefinisikan kondisi keluar yang tepat.
Solusinya adalah memastikan kondisi tersebut dapat menjadi false pada akhirnya.
Q4. Is the do-while loop commonly used in real projects?
A: Tidak terlalu sering. Kebanyakan kode produksi mengandalkan loop for atau while. Namun, do-while masih berguna untuk skenario seperti penanganan input pengguna atau loop konfirmasi.
Q5. Can I ignore do-while and still program in Java?
A: Anda dapat menulis sebagian besar program menggunakan for dan while. Namun, memahami do-while penting untuk membaca kode yang ada dan menghindari salah tafsir perilaku loop.
Q6. Is the semicolon after while mandatory?
A: Ya. Titik koma setelah while (condition) diperlukan. Menghilangkannya akan menyebabkan error kompilasi.
9. Final Summary
Kami telah membahas loop Java do-while mulai dari dasar hingga penggunaan praktis. Mari tinjau poin-poin terpenting.
Key Characteristics of the do-while Loop
- Loop yang selalu dieksekusi setidaknya sekali
- Urutan eksekusi adalah proses → pemeriksaan kondisi (loop post-test)
- Titik koma diperlukan di akhir pernyataan
Differences from the while Loop
while→ Kondisi diperiksa sebelum eksekusi; kode mungkin tidak pernah dijalankando-while→ Eksekusi dijamin setidaknya sekali
Practical Use Cases
- Ketika input pengguna harus diminta setidaknya sekali
- Pengulangan berbasis percobaan seperti lemparan dadu atau tes koneksi
- Kontrol fleksibel yang digabungkan dengan
breakdancontinue
Important Cautions
- Error kompilasi yang disebabkan oleh titik koma yang hilang
- Loop tak berujung karena pembaruan variabel yang terlewat
- Rancang kondisi dengan hati-hati, ingat bahwa eksekusi selalu terjadi setidaknya sekali
Applying This Knowledge
- Meskipun frekuensi penggunaan rendah, memahami
do-whilepenting untuk membaca dan memelihara kode yang ada - Gunakan
foratauwhilesecara default, dan terapkando-whilehanya ketika memang cocok dengan logika
Sebagai kesimpulan, loop do-while adalah konstruksi yang kuat ketika Anda membutuhkan eksekusi yang dijamin. Menguasainya akan memperdalam pemahaman Anda tentang kontrol loop Java dan membantu menulis kode yang lebih jelas serta lebih dapat diandalkan.

